Cara Mempercepat Pagespeed Blog WordPress 100% Work!

Tirta Wahyu

0 Comment

Diperbaharui tanggal:

Cara Mempercepat Pagespeed Blog WordPress

Menjadikan blog super cepat saat diakses adalah salah satu PR yang harus dikerjakan oleh seorang blogger untuk menunjang kebutuhan SEO. Beberapa cara mempercepat pagespeed blog yang akan saya bagikan ini 100% ampuh berdasarkan pengalaman yang saya alami.

Bagaimana caranya? Yuk ikuti beberapa cara mempercepat loading blog yang saya tuliskan dibawah…

Dampak Negatif Pagespeed Blog yang Lambat

Apabila blog teman-teman dicek di website https://pagespeed.web.dev/ mendapati skor yang merah dibawah 80. Itu tandanya blog yang teman-teman kembangkan harus dioptimasi kecepatannya agar mendapat tempat terbaik di Google.

Namun apabila tidak dilakukan optimasi kecepatan blognya, maka akan berdampak negatif pada perkembangan blog teman-teman dimasa mendatang.

Apa saja dampak negatif blog yang lambat?

  1. Ditinggalkan pengunjung
    Kita bicara aktifitas pengunjung terlebih dahulu… dan ini manusia… Sekarang ini siapa yang masih mau menunggu terlalu lama dalam membuka sebuah blog? Nggak ada…
    Saya pribadi apabila menemukan blog yang lambat pasti akan beralih ke blog lainnya yang bisa dibuka lebih cepat.
  2. Rangking di Google menurun
    Secara langsung maupun tidak langsung… Trafik blog pasti akan turun karena blog yang lambat. Tentunya itu karena tidak mengikuti petunjuk dari pedoman Google.
  3. Blog Hancur di Masa Depan
    Apa yang diharapkan kalau saja blog ditinggalkan pengunjung dan rangking terus turun? Nggak ada sob… Tanpa pengunjung blog itu tidak ada harganya… maka dari itu perbaikilah struktur blog agar dicintai Google.

Saran dari saya… Baik yang versi Mobile maupun versi Desktop… optimasi semuanya agar indikator hijau dan mendapat skor 100.

Panduan Meningkatkan Kecepatan Loading Blog

Beberapa tips dan cara mempercepat pagespeed blog dibawah lumayan mudah untuk diterapkan. Silakan ikuti tips dan langkah-langkahnya 🙂

1. Theme WordPress yang Ringan

Nggak usah repot-repot mencari theme yang ringan dan bagus diberbagai market… Silakan cukup pakai theme WordPress yang saya rekomendasikan ini:

  1. Generatepress
  2. Blocksy

Hanya dengan memilih diantara 2 theme diatas teman-teman sudah bisa mendapatkan tampilan yang sederhana namun bagus, dan tentunya mampu meningkatkan kecepatan loading blog lebih optimal.

Tidak suka tampilan yang sederhana? Tenang, teman-teman masih bisa untuk kustomisasi theme tersebut menjadi lebih bagus lagi. Bisa juga teman-teman menggunakan template dari site library yang sudah disediakan.

Saya sendiri menggunakan theme WordPress dari Generatepress pada blog Tirta.Net ini yang saya kustomisasi sendiri tampilannya sesuai selera saya.

Jika diantara teman-teman disini ada yang membutuhkan blog tanpa ribet membuatnya, atau mau custom theme Generatepress, silakan teman-teman menggunakan jasa saya di jasa pembuatan blog.

Baca juga:  Tips Memilih Hosting Terbaik dan Berkualitas untuk Website

Soal harga bisa kita diskusikan mau seperti apa spek hosting, domain, dan tampilannya.

2. Hosting yang Bagus

Pemilihan hosting menjadi faktor penting dalam pembuatan blog WordPress guna meningkatkan pagespeed blog yang lebih optimal. Tentunya teman-teman disini harus bijak dalam memilih provider hosting yang bagus.

Pastikan hosting yang teman-teman pilih sesuai dengan kebutuhan blog, dalam artian tujuan membuat blog tersebut untuk apa? digunakan untuk apa? Hal ini perlu teman-teman pikirkan karena akan mempengaruhi perkembangan blog kedepannya.

Selengkapnya teman-teman bisa membaca artikel tentang tips memilih hosting terbaik dan berkualitas.

3. Optimasi Gambar

Pastikan gambar yang teman-teman gunakan di postingan blog, ukuran file-nya tidak lebih dari 500kb. Saya biasa membuat gambar pendukung untuk post menggunakan Google Slide yang kemudian saya simpan menjadi sebuah gambar dengan format .jpg.

Disini teman-teman juga bisa menggunakan Ms. Power Point untuk membuatnya… atau pakai software editing lainnya… Kalian bebas mau pakai yang mana… senyamannya aja sih…

Oh iya, jangan lupa setting Lazy Load Image menggunakan plugin cache atau bisa juga plugin Jetpack. Nanti fungsinya kurang lebih akan membuka gambar hanya saat halaman tersebut dibuka dan di scroll.

Saya tidak menerapkan optimasi menggunakan webp karena saya merasa settingan diatas sudah cukup membuat blog saya menjadi lebih cepat loading blog-nya.

4. Optimasi CSS dan JavaScript

Untuk optimasi ini sangat ribet apabila dilakukan secara manual hahaa… Serahkan saja semuanya menggunakan plugin yang tersedia. Saya biasanya menggunakan plugin cache yang bisa didapatkan gratis dari direktori WordPress.

Plugin cache yang saya rekomendasikan diantaranya:

  1. Wp Rocket
  2. Autoptimize
  3. WP Super Cache
  4. LiteSpeed Cache

Plugin diatas cukup pilih salah satu saja ya… jangan diintall bebarengan karena berbahaya yang bisa mengakibatkan crash dan error.

Untuk plugin yang lain sengaja tidak saya rekomendasikan karena selama ini saya pernah mencobanya dan kurang optimal… atau saya yang nggak bisa menyetingnya ya? entahlah…

Khusus untuk plugin LiteSpeed Cache, harap pastikan web server yang digunakan pada hosting teman-teman juga menggunakan LiteSpeed agar optimal penggunaannya.

Saya pernah menggunakan plugin LiteSpeed cache tersebut pada hosting yang web servernya bukan dari LiteSpeed, hasilnya malah bikin berat. Apakah teman-teman juga ada yang bernasib sama?

5. DNS Cloudflare

Saya hobi sekali memakai DNS dari Clouflare untuk semua blog yang pernah saya buat… fungsinya sebagai CDN dan cache juga… Namun hal yang menjadi fokus saya mengapa menggunakan Cloudflare karena faktor keamanan saja sih…

Cloudflare ini saya rasa sangat penting untuk melindungi blog kita dari para peretas yang merugikan. Salah satu fungsinya untuk menyembunyikan IP server, karena name servernya dipointing langsung ke Cloudflare.

Baca juga:  Panduan Mencari Topik Blog yang Paling Banyak Dikunjungi

Silakan pelajari sendiri terkait Cloudflare ini apa saja manfaatnya apabila diterapkan di blog teman-teman semua.

Lanjuuut ya…

Pengalaman Saya Mempercepat Pagespeed Blog Mencapai Skor Maksimal 100

Perjalanan saya untuk optimasi mempercepat pagespeed blog menjadi skor 100 terbilang lumayan lama. Pada awalnya saya tidak mempedulikan skor pagespeed yang masih merah-merah… namun pada akhirnya saya tersadar hal tersebut tidak sesuai dengan pedoman Google tentang kecepatan website.

Pantas saja ranking konten blog saya banyak yang tidak bagus di hasil pencarian Google. Ternyata kecepatan blog sangat berpengaruh pada SEO blog… menurut pedoman Google yang saya pelajari.

1. Awal Mula Pengembangan Blog Skor Masih Merah

Ini adalah fase awal saya membangun blog Tirta.Net ini tanpa mempedulikan kecepatan blog… yang disuatu hari saya menemukan artikel tentang pengaruh pagespeed terhadap rangking Google, yang semakin membuat saya tersadar bahwa kecepatan blog itu adalah penting.

Pagespeed blog saya pada awal perkembangannya sangatlah buruk… Skor di Pagespeed Insight merah-merah semua di versi mobile dan desktop… untuk skornya mendapatkan angka dibawah 80… jauh dari maksimal…

Namun sayangnya pada waktu itu saya tidak mendokumentasikan bagian kecepatan loading blog saya yang lambat tersebut…

2. Setelah Optimasi Pagespeed Skor Masih Belum Optimal

Jauh setelah launching blog pertama kalinya saya mulai melakukan optimasi kecepatan loading blog dengan menambahkan plugin cache… dan tentunya sudah beralih menggunakan Cloud Hosting yang terbaik.

Apakah dengan memakai Cloud Hosting dan menambahkan plugin cache seperti itu sudah bisa mengakomodir kebutuhan untuk optimasi? Belum…

Nyatanya loading speed blog saya belum mencapai nilai 100 untuk versi mobilenya… namun kabar bahagianya untuk versi desktop pada bagian performa sudah bisa mencapai nilai 100.

Hasilnya? …Bisa dilihat pada gambar dibawah ini untuk skor versi mobilenya…

Optimasi Kecepatan Loading Blog

Bagaimana? Sudah lumayan kan?

Yang bikin bahagia dari optimasi loading speed blog ini adalah:

  1. Buka blog langsung wuzzzz… cepat!
  2. Buka artikel secara bergantian juga cepat
  3. Rangking konten blog naik secara signifikan

Paling berpengaruh disini adalah gabungan antara web server di hosting dan plugin cache-nya yang luar biasa. Wajar saja karena LiteSpeed web server dan LiteSpeed Cache merupakan produk dalam naungan perusahaan yang sama sehingga mendapatkan optimasi yang terbaik.

Dan tentunya LiteSpeed memang sudah terkenal ahlinya kecepatan loading blog… Mungkin kapan-kapan akan saya buatkan tutorialnya tentang cara setting plugin LiteSpeed Cache… dipantau terus ya…

3. Optimasi Pagespeed Blog Mengikuti Panduan > Skor 100

Setelah proses optimasi sebelumnya yang masih belum bisa optimal… saya mulai mempelajari bagaimana untuk bisa menjadikan pagespeed blog agar lebih optimal lagi dengan target skor 100.

Baca juga:  5 Plugin Contact Form Terbaik di WordPress Rekomended

Pokoknya harus hijau semua dengan skor maksimal 100…

Sekitar satu bulan lamanya setelah optimasi sebelumnya… saya sudah menemukan beberapa cara dengan mengikuti panduan dari Google Pagespeed Insight.

Kurang lebih seperti ini:

  1. Cari tahu dimana letak kesalahan yang sudah ditunjukan saat pengecekan pagespeed
  2. Optimasi gambar maupun file-file yang menjadi penyebab skor merah
  3. Gunakan kode CSS untuk mengedit bagian yang perlu dibesar-kecilkan

Pada intinya ikuti saran yang ditampilkan dari hasil pengecekan di web PegeSpeed Insight… dan lihat hasilnya…

Pagespeed Blog Skor 100

Loading speed blog ini sudah bisa mencapai skor 100 semua baik di versi mobile maupun versi desktop… Mantap!!!

Apa yang Saya Lakukan untuk Optimasi Pagespeed Blog?

Ada hal teknis yang saya lakukan berkenaan dengan optimasi loading pagespeed blog hingga mendapatkan skor maksimal diangka 100 untuk versi mobile maupun versi desktop.

Inilah hal teknis tersebut…

  1. Cloud Hosting
    Minimal menggunakan Cloud Hosting dengan spek 2 CPU dan RAM 2GB, sudah saya praktekkan… Namun saya sendiri saat ini memakai Cloud Hosting SSD NVME dengan 4 CPU dan RAM 4GB untuk menampung 3 blog aktif saya. Untuk kapasitas penyimpanan SSD tidak berpengaruh pada loading speed blog, jadi silakan cari yang sesuai kebutuhan… kalau saya 25GB sudah cukup…
  2. LiteSpeed Web Server
    Pastikan Cloud Hosting yang teman-teman gunakan sudah support dengan LiteSpeed Web Server… karena nantinya fitur ini akan sangat membantu sekali dalam optimasi loading speed blog.
  3. Plugin LiteSpeed Cache
    Plugin cache ini adalah pasangan serasi dari LiteSpeed Web Server… sudah bisa dipastikan dengan menerapkan plugin LiteSpeed cache dan web servernya… maka kecepatan blog akan meningkat drastis… kemudian hanya tinggal optimasi beberapa bagian saja berdasarkan rekomendasi dari PageSpeed Insight.

Dari pengalaman saya optimasi loading pagespeed blog dengan menerapkan hal teknis diatas… Kecepatan blog menjadi sangat optimal… buktinya skor pagespeed menjadi 100 di semua versi. Dan tentunya juga rangking konten juga akan terus naik ke peringkat atas di Google.

Namun perlu diketahui juga bahwa tidak semua konten bisa naik dan mendapat peringkat di Google… ada racikan khusus yang harus dipelajari untuk membuat konten yang berkualitas… silakan dipelajari ya…

Jadi gimana sob? Sampai disini sudah ada yang ikutan praktek optimasi loading speed blog?

Kesimpulan

Saya rasa cukup itu saja sih tips dan cara mempercepat pagespeed blog yang dapat saya tuliskan diatas. Cara tersebut merupakan standar yang saya gunakan dalam setiap membuat blog sejak 2022 lalu…

Walaupun cukup sederhana namun memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan kecepatan loading blog yang tentunya sangat optimal.

Mungkin teman-teman disini ada yang memiliki pengalaman lain? Silakan bisa di share melalui kolom komentar.

Share this!

Tirta Wahyu

Hi, saya Tirta. Seorang Blogger dari Yogyakarta. Blog ini saya dedikasikan untuk membahas seputar Blogging dan dunia Microstock. Semoga bermanfaat ya! :)

Leave a Comment